aku tak sedih
dihari kematian pamanku
aku tak menangis
terakhir kali aku sedih dan menangis terhadap kematian
adalah
kematian hamster pertamaku
(in memorial of Coral)
tidak lagi meneteskan air mata
ketika menonton film india
tidak lagi menangis
mendengar ustadz berbicara
terakhir kali menangis karena faktor suasana...
adalah
menonton "doraemon dan kerajaan robot"
apakah DOSA
untuk tidak sedih lagi
apakah DOSA
ketika hati membatu seperti ini
rindu tiada merasuk
pedih tiada terasa
sakit tiada terbayang
tangis tiada terdengar (bacot)
aku tak bisa berbuat apa-apa
tetapi tidak sedih
mengapa?
apakah "kematian" kudefinisikan BERBEDA?
jika demikian
apa DEFINISI-kematian dariku?
sedih
karena tidak dapat bertemu lagi
kurasa tidak
karena entar disurga atau neraka (mohon tidak)
pasti saling ber"dadah""dadah"-an
OPTIMIS dari SEDIH
adalah
Membuatkan alasan kepada kita
AGAR BANGKIT KEMBALI
dengan motif dan alasan
lebih kuat
dari sebelumnya
bukan sedih yang kita perlukan
tetapi BANGKIT setelahnya
bukan durasi yang lama
yang menjadi definisi berhasilnya sedih
tetapi KUALITAS anda MERENUNG
apa jawaban
apa hasil
apa intisari yang anda dapat
dari KISAH SEDIH TERSEBUT
No comments:
Post a Comment