for one who's lost
I give you my words
I've been there before

28.2.11

"kisah singkat" family 05

          tak kuat untuk dituliskan

   IBU
             sosok tak jelas perannya
             alpha lion      di rumah
          bapak cuma joker

                          aku mengetahui..
                           segala yang orang pikir
                            aku tidak tahu
 kecuali benak ibuku


             beliau menyimpan sesuatu yang dalam
             tidak lagi "tidak tersenyum"
         saat aku pergi

            ratapannya tak dapat digambarkan
                    beliau melihatku pergi
                          tidak tenang

               wajah yang memimpin
                 PD
             mengatur rumah
          mengatur bapak
        selalu didengarkan

      menjadi hancur... dan tertekan
     melihat kepergian anak-anaknya

sedih:  
sesuatu terjadi  
dan kita tidak bisa melakukan apapun terhadapnya 


aku selalu menghindar
tiap kali diskusi
aku kabur

tiap kali beliau membuka diriku
aku kabur

jauh dari rumah
sering di sekolah


kubuka album biru        

tidak ada apapun....   
nothing....   

kecuali seorang ibu.. 
yang menggendong   

bayi gembul  
gelonggong  

tatapan ibuku
kepada bayi itu

berkata
"ya...... ada apa?"
"kamu perlu apa?"

dengan suaranya yang lemah gemulai

"aku disini...."
"aku dekat...."
"aku disampingmu selalu"

  dan aku minggat
   menganggap sekolah adalah rumah

            ibuku....

         hilang senyuman ketika aku pergi
         bayi gelonggong itu
          pergi.....          seburuk apa diriku
                                  dosa apa lagi

         menghilangkan senyuman ibuku
        sosok yang lembut
        dan pandangannya
                yang peduli
                       mengerti cinta

      
aku terus berkata
BEBASKAN!!!!


beliau yang dulu berkata
"aku dekat"
"tenanglah"
"jangan menangis lagi"
"aku dekat"


sekarang berkata
"jangan........."

that's five  

five member of the family    

me, sisters, mom and dad      

dan aku berdosa pada mereka     
tidak satu tetes air mata terjatuh     
ketika aku bersalaman pada mereka      

pada saat RAMADHAN                          

No comments:

Post a Comment