Kadang2 protes kita kepada orang lain, membantu mereka dalam mengidentifikasi self control.
Apakah sekarang kamu gak mempunyai rasa suka ke seorang cewek?
3 pertanyaan... oleh ID: seseorang
______________________________________________
yang pertama
"kisah singkat" tak berdaya
ketika temanku.. sedang memiliki masalah asmara
dia bertanya
dan terus kujawab
hingga dia terdiam.... lalu tertawa
"gue yang punya beberapa mantan
mendapat jawaban
dari orang yang jomblo seumur hidupnya"
dia puas.... begitu juga dengan kasus lainnya....
aku sangat optimis
DAPAT MEMBERIKAN NASIHAT
yang memperbaiki hidup orang... seburuk apapun itu
tetapi
mengapa namaku
sinister-jr
bukanlah
guru-penasihat
pemberi-jalan
cerah-wajah
dll.....
karena................
ketika aku dirumah
kedua kakakku terus berbuat GHIBAH
aku memiliki semua jawaban
yang dapat memperbaiki hatinya yang gelisah
aku tahu itu benar
who am I to speak?
jika aku berbicara
nasihat itu tidak akan masuk
dan tertanam dalam dirinya
(insepsi)
hanya seorang anak?
yang dianggap.... (ya.. begitulah)
dewasa merupakan topeng
sebuah alamat
sebuah status
alasan
agar seseorang dapat mempercayai nasihat anda
karena telah
"membedakan baik dan buruk"
aku pilih diam
dan menyampaikannya
secara tidak langsung........
oleh karena itu
aku menetapkan personality ini
hanya di SMA
karena wajah ini
tidak diterima
di rumah
dan teman satu sekolah dulu....
I'm not that good
in their eyes
______________________________________-
yang kedua
protes... dapat menyadarkan orang
kita definisikan
dalam "konteks" masalah ini
protes: berbicara tegas
tentang apa yang kita pikir lebih baik
atau apa yang kita tidak sukai
simpulkan
"untuk mengubah pandang mereka
dengan TEGAS"
jika dilakukan oleh...... seorang sinister
(someone they don't trust...)
bisa-bisa membuat perselisihan
pesan... terutama yang baik untuk semua
HARUS DISEBARKAN
tetapi
jangan lupakan kehadiran PERASAAN dan EGO mereka
selalu ada jalan lain
selalu ada jalan lain
yang terhindar dari "negatif" sekecil apapun
bahkan dengan alasan "positif"
dan kita harus berkorban
dengan cara berbuat "negatif" dalam pencapaian "positif" itu
selalu ada jalan lain
pasti ada jalan lain
this time...
I choose to SHUT UP
and wait
till the right time to attack
_____________________________________________
yang ketiga.......
-to be continued-
I have the right answer
only if you ask the right question
they were answered
Hey.. you are in too many thinking...
ReplyDeleteKetika kita bertindak, kita tidak mungkin berfikir. Berlatihlah sebelum bertindak agar ketika bertindak tidak perlu berfikir lagi.
Seperti kau bermain gitar, apakah kau berfikir ketika kau harus memindah jari2mu ke chord2 yang lain? -kau harus memikirkannya hanya ketika kau latihan bukan?-
Ketika kau memainkannya di depan orang banyak dan untuk tujuan menghibur orang, kau tidak akan bisa berfikir lagi, akan tetapi kau harus mengalir mengikuti aliran lagu yang kau mainkan.
Penilaian penonton saat itu? -berterimakasihlah, dan gunakan sebagai masukan untuk yang akan datang dan jangan lupa terus berlatih-
Menurutku, semua orang berhak diterima, baik dan buruknya. Kalau tidak, mengapa mereka dilahirkan di dunia, apalagi kalian dalam satu keluarga. Sudah waktunya kau juga menunjukkan diri di rumah walau pun kau mempunyai keburukan yang super (mungkin)di mata mereka. Ini bukan masalah kau dapat imbalan yang baik atau buruk. Akan tetapi, ini menyangkut manusia sebagai makhluk Tuhan yang memang selalu mempunyai kekurangan. Ingat, kita bukan malaikat, apalagi Nabi. Seorang Nabi seperti Muhammad SAW terlalu jauh bila dibandingkan dengan seluruh makhluk. apalagi cuman dibandingkan dengan makhluk seperti kita... (bukan berarti kau tidak boleh mencontoh Nabi Muhammad).
Mereka itu sodara kandungmu. Jangan pernah letih untuk mengingatkan mereka. Karena kita juga punya tanggung jawab untuk menjadi bagian dari mereka.
Sering2lah megkaji kehidupan ini. and you showed it in your blog, thats cool!!
Jangan pernah mencari2 keburukan orang. Akan tetapi, kalau kita tidak sengaja melihatnya, jadikan itu sebagai pelajaran buat diri kita. Kewajiban kita hanya mengingatkan orang lain, tidak lebih. Berubah ato tidak nya seseorang,tergantung Allah dan orang itu sendiri. Jangan pernah membuka aib orang, karena itu memang anjuran Rasul kepada kita bukan ? (infotainment sangat jelek buat perkembangan otak dan mental kita)
Berselisih faham itu wajar, karena memang tidak sefaham terhadap suatu permasalahan. Kalau sampai menyakiti hati mereka, mintalah maaf dengan senyuman, bukankah itu indah?
"Jangan cuma memperbaiki 'bungkus' tapi pikirkanlah kebaikan isinya"