suara kencang terdengar
kutengok dibelakangku.... dua pria
sebaya dengan diriku
yang satu
terjatuh dan terluka
yang satu lagi
berdiri dan tertawa
dia mulai memasang wajah marah tiada bercanda
senyum sinis mengajak berkelahi
semua anak yang lain berlari
semua anak yang ada di lokasi
semua menahan tubuhnya yang besar
menahan dirinya
"loe pikir ga? kalo gue kenapa-kenapa gimana?"
dan seterusnya
yang satu ngajak berantem
yang satu ga bisa minta maaf
cuma ketawa-ketawa aja
_____________________________________________
dewasa, eh?
masalah seperti itu.......
cuman segitu
lecet dan baret di tangan
just that?
mottoku
tiada alasan untuk marah
kecuali kebebasanmu yang terlibat
No comments:
Post a Comment